PENILAIAN KINERJA AKSI KONVERGENSI PENURUNAN STUNTING KABUPATEN / KOTA TAHUN 2020 DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Pontianak, Kamis 10/6/2021 Bappeda Prov. Kalbar menggelar acara Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten / Kota Tahun 2020 Di Provinsi Kalimantan Barat

Berikut beberapa penjelasan singkat dan hasil dari pada penilaian tersebut :

1. Stunting atau sering disebut Kerdil atau Pendek adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia dibawah lima tahun (Balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada perode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),yaitu dari janin hingga anak berusaha 23 bulan (Sumber : Strategis Nasional Percepatan Pencegahan Anak Kerdil,Periode 2018-2024 )

2. Upaya pencegahan stunting membutuhan keterpaduan penyelenggaraan intervensi gizi pada lokasi dan kelompok sasaran prioritas ( Rumah Tangga 1000 HPK). Untuk mencapai keterpaduaan/integrasi tersebut diperlukan penyelarasan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan pengendalian kegiatan lintas sektor serta antar tingkat pemerintah dan masyarakat. Sebagai Upaya pembinaan dan pengawasan kinerja Kabupaten/Kota untuk meningkatkan keterpaduan intevensi gizi dalam rangka percepatan penurunan stunting yang merupakan salah satu Prioritas Nasional dalam RPJMN Tahun 2020-2024 maka Gubernur sebagai Wakil Pemerintahan Pusat melaksanakan  penilaian kinerja Pemerintah Kab/Kota. Penilaian Kinerja oleh Gubernur didelegasi dengan membentuk Tim Penilai Kinerja tingkat Provinsi yang pelaksanaan bertanggungjawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah, kelembagaan tim dikoordinir oleh BAPPEDA di Provinsi masing-masing. Pada tanggal 4 Juni 2021, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Kalimantan Barat,Jalan Jend.A.Yani ( Komplek Kantor Gubernur Provinsi Kal-Bar),Tim Penilai  melaksanakan Penilaian Kinerja Sementara untuk Kabupaten Lokus Yaitu Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sambas,Kabupaten Sintang,Kabupaten Melawi dan Kabupaten Kapuas Hulu dengan memperhatikan input Aksi 1-8 dalam Aplikasi http://aksi.bangda.kemendagri.go.id, hasil tersebut berupa reviuw untuk penginputan di Aplikasi,yang akan ditindaklanjuti oleh kabupaten lokus.

Pages: 1 2

Leave a Reply

Your email address will not be published.

9 + 5 =

X