Localicase SGDs dalam Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bengkayang Tahun 2021-2026

Latar Belakang

Pelaksanaan Pembangunan berkelanjutan merupakan amanat dari Pepres 50 Tahun 2017 mengenai Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,aturan ini mengamanatkan penyusunan rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan (RAD TPB) selama 5 (lima )Tahun oleh Gubernur Bersama Bupati /walikota diwilayah masing-masing dengan melibatkan pihak terkait lainnya.RAD TPB merupakan dokumen perencanaan sebagai pedoman dan arahan dalam upaya pencapaian target TPB dan pencapaian sasaran pembangunan daerah dalam bentuk arah kebijakan,strategi program dan kegiatan. RAD TPB digunakan sebagai pedoman bagi Perangkat daerah dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan,pemantauan,evaluasi RAD TPB dan penyusunan dokumen perencanaan daerah jangka menengah dan jangka pendek serta acuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan,pemantauan dan evaluasi RAD TPB. Untuk menyediakan pedoman operasional bagi daerah dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan,Pemerintah juga telah menerbitkan Permendagri 7 tahun 2018 mengenai pembuatan dan pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah  (RPJMD), KLHS dalam penyusunan RPJMD bersifat analisis,sistematis,menyeluruh dan Partisipatif yang menjadi dasar untuk mengintegrasikan Tujuan Pembangunan berkelanjutan. Dalam konsep penulisan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pemangku kepentingan dalam menterjemahkan SGDs dalam perencanaan pembangunan di daerah kabupaten yang saat ini sedang menyusunan RPJMD maupun RPJMD Perubahan,khusus dalam bahasan ini di Kabupaten Bengkayang yang sedang Menyusun RPJMD Tahun 2021-2026.

Pages: 1 2 3 4

Leave a Reply

Your email address will not be published.

10 + 1 =

X