Selasa (24/10), Bertempat di Hotel Orchard Ayani pontianak, Bapak Dr. Drs. sy. Kamaruzaman, M.Si mewakili Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat membuka Kegiatan Forum Koordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah se-Kalimantan Barat Tahun 2017.

Bapak Dr. Drs. sy. Kamaruzaman, M.Si mewakili Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat membuka Forum Koordinasi BAPPEDA se-Kalimantan Barat Tahun 2017

Kegiatan Forum ini dihadiri Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah Bapak Ir. Muhammad Hidori, M.Si  yang sekaligus menjadi keynote speech,  serta Bapak Eko Sutrisno, ST., M.Cs dari Globalintermedia. Hadir juga perwakilan dari Bappeda Kab/Kota Prov Kalbar, Biro Organisasi Kab/Kota Prov Kalbar.

Bapak Dr. Drs. sy. Kamaruzaman, M.Si dan Narasumber Forum Koordinasi BAPPEDA se-Kalimantan Barat Tahun 2017

Dalam paparannya Bapak Ir. Muhammad Hidori, M.Si memaparkan mengenai Kerangka umum Permendagri Nomor  86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Raperda Tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata cara Perubahan RPJPD, RPJM dan RKPD.  dalam paparannya Bapak Ir. Muhammad Hidori, M.Si mengenai  dasar hukum yang Merupakan  tindaklanjut  dari  Amanat  Pasal  277  UU  No.  23  Tahun  2014,  yang  menyatakan  bahwa Ketentuan Lebih Lanjut tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan Daerah, tata cara evaluasi rancangan Perda tentang RPJPD dan RPJMD, serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD, dan RKPD diatur dengan Peraturan Menteri. Beberapa Materi Pokok Amanat UU No. 23 Tahun 2014 yang perlu diintegrasikan kedalam Rancangan Permendagri, Substansi Pengaturan tidak hanya tentang Tatacara Penyusunan, Pengendalian. Narasumber yang kedua Bapak Eko Sutrisno, ST., M.Cs mengenai Menuju smart government  melalui  implementasi sistem terintegrasi.

Para peserta Forum Koordinasi BAPPEDA se-Kalimantan Barat Tahun 2017

Dimana beliau menyampaikan bagaimana proses dan contoh integrasi pada beberapa Provinsi yang sudah berjalan dimana penyelenggaraan pemerintahan secara manual bertransformasi menjadi penyelenggaraan pemerintahan berbasis TIK.

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

sixteen − four =