Di lansir dari tribunpontianak.com bahwa Pembangunan rel kereta di Kalbar akan dimulai tahun 2019. Pembangunan ini sudah masuk dalam penyusunan uji kelayakan yang dilakukan oleh Dirjen Perkeretaapian. Untuk tahap awal pembangunan rel kereta api itu dilakukan di Pontianak, Mempawah, Singkawang dan Sambas serta khususnya diwilayah perbatasan. Lalu tahapan berikutnya dari Landak dan Sanggau.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalbar, Ahi mengatakan pihaknya masih terus berupaya agar pembangun jalur rel kereta api ini bisa langsung menuju Kapuas Hulu. “Saat ini masih dalam pengajuan. Sedangkan untuk daera lain, lainnya sudah masuk dalam program kerja Kementrian Perhubungan,” katanya, Senin (12/6/2017). Menurut Ahi, pembangunan jalur kereta api yang terberat yakni melewati beberapa wilayah gambut. Dan ini berdasarkan hasil kajian dari Dirjen Perkeretaapian. “Sudah ada solusinya, dan ada perlakuan khsusus untuk jalur rel yang melintasi tanah gambut itu,” ucapnya.

Pembangunan jalur rel ini dilakukan terlebih dahulu di Kalimantan Timur dan Tengah pada 2018. Satu di antara warga, Budi (28) mendukung rencana pembangunan jalur rel kereta api di Kalbar. Menurutnya pembangunan tersebut akan memberikan dampak besar khususnya ekonomi bagi masyarakat Kalbar. “Kita dukung pembangunan jalur rel kereta api. Harapannya dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat Kalbar,” ucapnya. Warga Pontianak Timur ini berharap pemerintah tak hanya menyiapkan infratruktur saja, tetapi juga dari sumber daya masyarakat sehingga nantinya tak hanya menjadi penonton.

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

3 × two =