Focus Group Discussion (FGD) Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Sosial

PONTIANAK – Bappeda Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan FGD di bidang Sektor Pendidikan dan Kesehatan Selasa-Rabu, 11-12 Februari 2020, bertempat di ruang rapat Bappeda Provinsi Kalimantan Barat dan dihadiri oleh beberpa OPD terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan,Dinas Sosial, BPS dan OPD terkait lain serta di pimpin langsung oleh Kabid Perencanaan Sosial Budaya, RAFIAH, S.Sos.,MT.

Tujuan dari FGD ini ialah dalam rangka evaluasi target kinerja tahun 2019 serta penyusunan rancangan awal RKPD tahun 2021. Disamping itu Sektor Pendidikan, Kesehatan serat sosial juga menjadi Visi Misi utama Gubernur Kalimantan Barat.

Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2020

Pontianak : “Forum ini menunjukkan bahwa pemerintah-pemerintah daerah se-Kalimantan memiliki kesatuan paham yang solid untuk membawa membawa kemajuan bagi Pulau Kalimantan”. Begitulah ungkapan  Kemendagri,  Prov. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. dalam sambutannya pada acara Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2020 yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat (19/02).

“Kalimantan memiliki potensi SDA (kehutanan, pertambangan, perkebunan, perikanan dan kelautan) yang sangat besar, yang mungkin hanya dapat disaingi oleh Papua. Dan Menurut saya, ada satu lagi potensi belum dimaksimalkan oleh Kalimantan, yakni potensi wisata, baik wisata alam dan wisata budaya”, Lanjut ungkapan Mantan Kapolri tersebut.

(more…)

Ramah Tamah Musrenbang Regional Kalimantan Tahun 2020

Pontianak, Musrenbang Regional Kalimantan sejatinya baru akan berlangsung pada hari Rabu,  19/02/2020. Namun sebelum acara tersebut dibuka, malam ini (18/02/2020) diadakan acara ramah tamah atau gala dinner antara para Kepala Daerah Se-Kalimantan dan Kepala Bappeda Se-Kalimantan yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat. Acara ini berlangsung dengan penuh kebahagian diiringi oleh lagu-lagu daerah dan pemutaran videotron cagar budaya, wisata alam dan kekayaan lainya yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Barat. Hadir pada acara kali ini Perwakilan dari Bappenas,  Gubernur Kalimantan Barat,  Para Gubernur Kalimantan lainnya,  Wakil Gubernur Kalimantan Barat dan Setda Provinsi Kalimantan Barat.

 

Hasil Penilaian Tahap 1 dan 2 PPD Tahun 2020

Pontianak- Kamis, 13 Februari 2020, Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020 memasuki tahap ke 2 (dua) atau tahap wawancara. Sebelumnya pada tahap satu tim penilai sudah mengantongi nama-nama yang berhak melaju ke tahap dua.

Penilaian Peserta (Wawancara) Oleh Tim Penilai

Pada tahap ke dua ini untuk tim penilai selain dari internal Bappeda Provinsi Kalimantan Barat, juga melibatkan tim penilai Independen dari bidang praktisi antara lain :
– Bapak Jumadi, Sos., M.Si, Ph.D (Praktisi Bidang Sosial Politik);
– Ibu Dr. Yarlina Yacoub, Se, M.Si (Praktisi Bidang Ekonomi Pembangunan); dan
– Bapak Hermayani Putera (Praktisi Lingkungan Hidup)

Dari penilaian tahap 1 dan tahap 2  maka disepakati  peserta yang berhak menjadi finalis masing-masing dari Kab./Kota yaitu :
– Kota Pontianak; dan
– Kabupaten Kubu Raya
Selamat untuk Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya yang akan melaju ke Tingkat Nasional.


Kota Pontianak bersama Tim Penilai


Kabupaten Kubu Raya Bersama Tim Penilai

Kabupaten Sanggau Bersama Tim Penilai


abupaten Sintang Bersama Tim Penilai

 

Link terkait :

Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Prov. Kalbar Tahun 2020

 

Kementerian LHK mendukung Penanggulangan Kemiskinan Desa pada Wilayah KPH di Provinsi Kalimantan Barat

JAKARTA – Terdapat 673 Desa yang berstatus Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal dari total 1.150 Desa yang berada di Wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Kondisi ini mendasari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk meminta dukungan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM) pada kawasan IUPHHK, baik Hutan Alam ataupun Hutan Tanaman.

(more…)

Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Prov. Kalbar Tahun 2020


Pontianak- Bappeda Provinsi Kalimantan Barat telah melakukan Penilaian terhadap kegiatan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020 tahap 1 (satu)  yang berlangsung selama 2 (dua) hari yakni hari Senin s.d. Selasa, tanggal 11 s.d. 12 Februari 2019 di Lantai 3 Bappeda Provinsi Kalimantan Barat. Tim penilai terdiri dari Pejabat Fungsional Perencana di lingkungan Bappeda Provinsi Kalimantan Barat.

(more…)

Rapat Koordinasi Kontribusi Parapihak dalam Pembangunan Kalimantan Barat dan Penyusunan RKPD TA 2021

Pontianak – Sabtu (08/02) yang lalu telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Kontribusi Parapihak dalam Pembangunan Kalimantan Barat dan Penyusunan RKPD TA 2021  bertempat di Ruang Rapat BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat. Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, menjaring isu strategis, serta meningkatkan kontribusi para pihak dalam pembangunan di Kalimantan Barat. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Yuslinda, MM dan dihadiri oleh perwakilan OPD dan NGO terkait di Kalimantan Barat.

(more…)

Rapat Persiapan Penyusunan Rancangan Awal RKPD Tahun 2021

Pontianak – Sabtu (8/2/2020)  Rapat Persiapan Penyusunan Rancangan Awal RKPD Tahun 2021, berlangsung di Kantor Bappeda Provinsi Kalimantan Barat dan dihadiri oleh Pejabat Struktural dan Pejabat Fungsional di lingkungan Bappeda Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan ini berlangsung kurang lebih  5 Jam yaitu pukul 13:30 s.d. 17:15 yang dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat (Ir. Yuslinda, MM). Walaupun berlangsung di hari libur, namun tidak menyurutkan semangat serta antusias Bappeda Provinsi Kalimantan Barat dalam melaksanakan kegiatan ini.

Rapat Koordinasi Sinkronisasi Data Pembangunan Berbasis Spasial antara Bappeda Prov. Kalbar dengan Badan Pusat Statistik (BPS)

Pontianak- Rapat Koordinasi awal Bappeda Provinsi Kalimantan Barat dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Prov. Kalbar , Jumat (07/02/2020), menindaklanjuti arahan Gubernur Kalimantan Barat terkait Sinkronisasi validasi data di Provinsi Kalimantan Barat yang sebelumnya diutarakan pada kegiatan Forum Bappeda se-Kalbar di Ruang Praja 1 Kantor Gubernur Kalbar diantaranya ialah :
-Senergi antar lembaga;
-Perlu pemahaman, Konsep, dan definisi yang sama;
-Masalah Kalbar adalah Data, akibatnya perencanaan belum baik dan penyelesaian masalah tidak tuntas;
-Bappeda dan BPS tidak dapat berjalan sendiri-sendiri

Dalam kesempatan kali ini Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat (Muhammad Wahyu Yulianto) juga berharap Instansi Pemerintah dan BPS menjadi satu kesatuan, bukan hanya BPS dengan Bappeda saja, tapi juga isntansi lain, misalnya Diskominfo Sehingga tidak terjadi terkotak-kotak mana data yang mau di ambil.

Terkait Rilis Data,  beliau mengungkapkan BPS akan mengoptimalkan hal tersebut salah satu caranya dengan memperkuat FGD. Selain itu akan dilakukan percepatan rilis data agar nantinya data terbit di bulan februari 2020 sehingga dapat segera digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  terutama Bappeda yang akan menggunakan data tersebut pada bulan Maret.

Masalah Data berbeda dari tahun sebelumnya, beliau menanggapi  bahwa data-data yang di ambil sumbernya berbeda dan untuk mengatasi data hal tersebut BPS akan mengadakan 2 metode sensus penduduk, yaitu sensus Penduduk Secara online, pada tanggal 15 februari s.d. 01 maret 2020 melalui laman https://sensus.bps.go.id/

Metode kedua yaitu sensus secara offline, apabila sensus  tidak dapat terjangkau secara online terkait jaringan (BPS  akan datang dari rumah kerumah)

Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Barat (Ir. Yuslinda, MM) berharap Bappeda dan BPS semakin bersinergi untuk bekerja sama dalam mewujudkan Data yang Valid. Di samping itu  Kepala Bappeda berharap BPS melaksanakan koodinasi rutin per 3 bulan sekali dengan OPD untuk sinkronisasi Data dengan Bappeda sebagai Fasilitator.

Link terkait

Hasil Rapat Koordinasi Awal Bappeda dan BPS

Dokumentasi Rapat Koordinasi Sinkronisasi Data Bappeda Prov. Kalbar dengan BPS