• gb.1.Rapat RKPD 2016.jpg
  • gb.1a.Rapat RKPD 2016.jpg
  • gb.2.Rapat RKPD 2016.jpg
  • gb.3.Rapat RKPD 2016.jpg
  • gb.4.Rapat RKPD 2016.png
  • gb.5.Rapat.PDRB Tahun Dasar 2010.jpg
  • gb.6.Rapat.PDRB Tahun Dasar 2010.jpg
  • gb.7.Rapat PDRB Tahun Dasar 2010.jpg
07:03, 7th March 2015
March 2015
MTWTFSS
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031
Hari iniHari ini68
KemarinKemarin309
Minggu IniMinggu Ini1130
Bulan IniBulan Ini1263
TotalTotal132797
54.205.73.176

Tamu Online

We have 9 guests and no members online

Articles

Perekonomian

Perekonomian di wilayah perbatasan Kalimantan Barat masih didominasi oleh sektor pertanian. Hal ini bisa dilihat dari persentase terhadap total PDRB di tiap-tiap Kabupaten. Waiaupun hampir semuanya mengalami penurunan persentase, tetapi sektor pertanian ini masih merupakan tulang punggung perekonornian terutarna di daerah perbatasan.

Selain sektor pertanian, sektor perdagangan seperti perdagangan lintas batas jika dilihat dari volume maupun nilainya cukup besar, dan wilayah perbatasan sebagai perlintasan anis keluar masuk barang dan jasa tampaknya sudah mulai menjadi pusat aktivitas perdagangan. Adanya permintaan (demand) terhadap barang atau jasa dari Kalimantan Barat oleh Sarawak, dernikian juga sebaliknya dari Kalimantan Barat Ke Sarawak, akan menggerakan perdagangan di wilayah perbatasan.

Izin berbelanja bagi masyarakat perbatasan sebesar 600 Ringgit Malaysia per bulan, merupakan kesepakatan antara Pernerintah RI dan Malaysia, untuk memudahkan masyarakat perbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari atau kebutuhan sembako. Hal ini juga ikut mendorong aktivitas perdagangan di perbatasan.

Sedangkan dilihat dari sebaran jenis industri mikro (Gambar 7) industry anyaman menjadi industry paling banyak di kecamatan perbatasan persentase sebesar 82,23%. Pengrajin anya man paling banyak terdapat di Desa Jagoi dan Desa Gersik Kecamatan Jagoi Babang dengan jumiah masing-masing sebanyak 217 dan 210 industri.

 

 

 

 

 

 

Scroll to Top