• gambar 1.jpg
  • gambar 2.jpg
  • gambar 3.jpg
  • gambar 4.jpg
  • gambar 5.jpg
  • gambar 6.jpg
17:39, 24th July 2014
July 2014
MTWTFSS
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031
Hari iniHari ini104
KemarinKemarin93
Minggu IniMinggu Ini421
Bulan IniBulan Ini2657
TotalTotal103459
54.83.230.41

Tamu Online

We have 54 guests and no members online

Articles

Perekonomian

Perekonomian di wilayah perbatasan Kalimantan Barat masih didominasi oleh sektor pertanian. Hal ini bisa dilihat dari persentase terhadap total PDRB di tiap-tiap Kabupaten. Waiaupun hampir semuanya mengalami penurunan persentase, tetapi sektor pertanian ini masih merupakan tulang punggung perekonornian terutarna di daerah perbatasan.

Selain sektor pertanian, sektor perdagangan seperti perdagangan lintas batas jika dilihat dari volume maupun nilainya cukup besar, dan wilayah perbatasan sebagai perlintasan anis keluar masuk barang dan jasa tampaknya sudah mulai menjadi pusat aktivitas perdagangan. Adanya permintaan (demand) terhadap barang atau jasa dari Kalimantan Barat oleh Sarawak, dernikian juga sebaliknya dari Kalimantan Barat Ke Sarawak, akan menggerakan perdagangan di wilayah perbatasan.

Izin berbelanja bagi masyarakat perbatasan sebesar 600 Ringgit Malaysia per bulan, merupakan kesepakatan antara Pernerintah RI dan Malaysia, untuk memudahkan masyarakat perbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari atau kebutuhan sembako. Hal ini juga ikut mendorong aktivitas perdagangan di perbatasan.

Sedangkan dilihat dari sebaran jenis industri mikro (Gambar 7) industry anyaman menjadi industry paling banyak di kecamatan perbatasan persentase sebesar 82,23%. Pengrajin anya man paling banyak terdapat di Desa Jagoi dan Desa Gersik Kecamatan Jagoi Babang dengan jumiah masing-masing sebanyak 217 dan 210 industri.

 

 

 

 

 

 

Scroll to Top