• Foto.1.Kabid.Perencanaan Ekonomi mewakili Kepala BAPPEDA Prov.Kalbar Dalam penandatangan kesepakatan bersama.jpg
  • Foto.2.Sosialisasi undang-undang no.21 tahun 2013 tentang Keantariksaan.jpg
  • Foto.3.Sosialisasi undang-undang no.21 tahun 2013 tentang Keantariksaan.jpg
  • Foto.4.Sosialisasi undang-undang no.21 tahun 2013 tentang Keantariksaan.jpg
  • Foto.5.Workshop Implementasi Kebijakan Satu peta untuk Kalbar hijau di Hotel Orchardz Perdana.jpg
  • Foto.6.Workshop Implementasi Kebijakan Satu peta untuk Kalbar hijau di Hotel Orchardz Perdana.jpg
  • Foto.7.Workshop Implementasi Kebijakan Satu peta untuk Kalbar hijau di Hotel Orchardz Perdana.jpg
  • Foto.8.Workshop Implementasi Kebijakan Satu peta untuk Kalbar hijau di Ruang Rapat Bappeda.jpg
  • Foto.9.Workshop Implementasi Kebijakan Satu peta untuk Kalbar hijau di Ruang Rapat Bappeda.jpg
09:17, 5th August 2015
August 2015
MTWTFSS
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
Hari iniHari ini40
KemarinKemarin174
Minggu IniMinggu Ini354
Bulan IniBulan Ini662
TotalTotal160654
107.20.5.156

Tamu Online

We have 9 guests and no members online

Luas Wilayah

 

Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat adalah merupakan daratan berdataran rendah dengan luas sekitar 146.807 km2 atau 7,53 persen dari luas Indonesia atau 1,13 kali luas pulau Jawa. Wilayah ini membentang lurus dari Utara ke Selatan sepanjang lebih dari 600 km dan sekitar 850 km dari Barat ke Timur. Dilihat dari besarnya wilayah, maka Kalimantan Barat termasuk provinsi terbesar keempat di Indonesia. Pertama adalah Provinsi Papua (319.036 km2), kedua adalah Provinsi Kalimantan Timur (204.534 km2) dan ketiga adalah Provinsi Kalimantan Tengah (153.564 km2). Dilihat dari luas menurut kabupaten/kota, maka yang terbesar adalah Kabupaten Ketapang (31.240,74 km2 atau 21,28 persen) kemudian diikuti Kabupaten Kapuas Hulu (29.842 km2 atau 20,33 persen), dan Kabupaten Sintang (21.635 km2 atau 14,74 persen), sedangkan sisanya tersebar pada 11 (sebelas) kabupaten/kota lainnya.

Scroll to Top